Menggunakan checkbox pada datalist ASP .NET

Berikut adalah source untuk mengenali checkbox mana yang dipilih dalam datalist. Fungsi ini dipanggil saat sebuah tombol submit ditekan.


protected void Button1_Click(object sender, EventArgs e)
{

bool iscek;

String input = "";

foreach (DataListItem anItem in DataList1.Items)

{

iscek = ((CheckBox)anItem.FindControl("CheckBox1")).Checked;

if (iscek)

{

input = input + " , " +((Label)anItem.FindControl("namaLabel")).Text; //namaLabel merupakan ID dari label yang akan kita tampilkan

}

}

TextBox1.Text = input;

}

Membuat relasi database pada ASP

Pada tutorial sebelumnya telah diterangkan mengenai cara membuat sebuah database. Pada tutorial ini akan menjelaskan mengenai cara membuat relasi antar tabel pada ASP dengan menggunakan database pada tutorial sebelumnya.

  • pilih relationship pada toolbar sebagai berikut:
  • pilih add maka akan muncul sebagai berikut :
  • pada properties pilih Tables And Column Specification
  • jadikan field id_kelas pada tabel tb_kelas menjadi foreign key tabel siswa dengan mengatur properties sebagai berikut.
  • kita telah selesai membuat database kelas dan siswa.





Belajar database dengan SQL server pada ASP .NET

Membuat database SQL server pada ASP

    • buka visual studio 2008
    • klik kanan App_Data pada solution explorer, kemudia sorot Add New Item.
    • pilih SQL Server Database. Kita akan memberikan nama myDatabase dan bahasa yg digunakan yaitu C#
    • kemudian akan tampil server explorer sebagai berikut.
    • jika ingin menambahkan tabel, klik kanan pada Tables kemudian pilih add new tables.
    • Column Name merupakan nama kolom dari tabel kita, data type adalah tipe data dari kolom tersebut. Jika kita menghendaki data dalam kolom boleh null berikan tanda centang pada Allow Nulls.
    • pada tutorial ini akan mencoba membuat simple database sekolah yang berisi tabel siswa dan murid.
    • jadikan id_siswa sebagai primary key dengan cara klik kanan pada id_siswa kemudian pilih Set Primary Key
    • simpan dengan nama tb_siswa
    • buatlah sebuah tabel lagi dengan nama tb_kelas sebagai berikut :
    • buatlah id_kelas menjadi autoincrement (dimulai dari 1) sehingga kita tidak perlu mengisi id_kelas. Caranya yaitu pada column properties atur (is identity) dengan ”yes”.


    Belajar menggunakan ModalPopupExtender (Ajax Control Toolkit) pada ASP .NET

    Berikut langkah – langkahnya :

    • Tambahkan Code berikut pada source halaman web pada bagian paling atas. Code ini digunakan untuk mengenali AjaxControlToolkit yang kita tambahkan ke toolbox kita. Maka jika kita menambahkan AjaxControlToolkit pada halaman web kita akan didahului dengan prefix

    • Kita akan mencoba membuat sebuah popup yang didalamnya berisi gambar, textbox dan beberapa button:
    • Buatlah panel dengan mendrag dari standard toolbox. Komponen-komponen yang akan ditampilkan dalam popup diletakkan dalam bagian ini.

    Id panel = Panel1

    Id button OK = OKbutton

    Id button cancel = cancelbutton

    • Tambahkan button ( ID = mybutton )diluar Panel tersebut, hal ini berguna untuk menampilkan popupextender, jadi saat button tersebut di click maka akan muncul popup nya.

    • Tambahkan sedikit CSS untuk memperbaiki tampilan

    .modalback

    {

    background-color:Gray;

    filter:alpha (opacity=70);

    opacity:0.7;

    }

    .modalpopup

    {

    background-color:#ffffdd;

    border-width:3px;

    border-style:solid;

    border-color:Gray;

    padding:3px;

    width:250px;

    }

    • Tambahkan modalpopup extender dan berikan codingan sebagai berikut :

    • Hasilnya sebagai berikut saat kita menekan button mybutton maka halaman web akan disamarkan dan kita hanya bisa mengakses bagian web yang ada dalam panel1, cukup menarik bukan. Silakan mencoba........

    Belajar menggunakan Tab Pane (Ajax Control Toolkit) pada ASP .NET

    • Tambahkan Code berikut pada source halaman web pada bagian paling atas. Code ini digunakan untuk mengenali AjaxControlToolkit yang kita tambahkan ke toolbox kita. Maka jika kita menambahkan AjaxControlToolkit pada halaman web kita akan didahului dengan prefix
    • Kemudian drag Tabcontainer kedalam halaman web kita.
    • Untuk mengisikan Tab msukkan TabPanel kedalam TabContainer, namun kita tidak akan menjumpai TabPanel pada toolbox AjaxControlToolkit. Sebenarnya ada didalam AjaxControlToolkit, jika kita mengetikkan maka akan muncul TabPanel yang akan kita gunakan untuk mengisi Tab.
    • Maka code yang dimaksudkan seperti berikut :
    • Hasilnya seperti berikut :

    Belajar menggunakan Accordian (Ajax control toolkit) pada ASP .NET

    • Tambahkan Code berikut pada source halaman web pada bagian paling atas. Code ini digunakan untuk mengenali AjaxControlToolkit yang kita tambahkan ke toolbox kita. Maka jika kita menambahkan AjaxControlToolkit pada halaman web kita akan didahului dengan prefix

    • Untuk menggunakan Accordian kita harus mengetikkan sendiri pada SourceCode karena pada design kita tidak akan menemui accordian yang kita tambahkan.
    • Berikut contoh simple sebuah Accordian

    • Hasilnya sebagai berikut saat mengeclick pada tulisan pertama maka akan muncul tulisan Accordian pertama, saat mengeclick kedua akan muncul Accordian kedua disertai animasi.

    • Kita akan mencoba membuat Accordian yang lebih expert dengan disertai CSS
    • Tambahkan CSS pada head sebagai berikut :

      <style type="text/css">

      .accordionHeader

      {

      border: 0px solid #2F4F4F;

      color: white;

      background-color: #A3B26F;

      font-family:Tahoma;

      font-size: 12px;

      font-weight: bold;

      padding: 5px;

      margin-top: 5px;

      cursor: pointer;

      }

      .accordionHeader:hover

      {

      text-decoration:underline;

      }

      .accordionContent

      {

      background-color:White;

      font-family:Tahoma;

      font-size: 10px;

      color:Black;

      border: 1px inset #A3B26F;

      border-top: none;

      padding: 5px;

      padding-top: 10px;

      text-decoration:none;

      }

      .accordionContent:hover

      {

      text-decoration:underline;

      }

      .accordionLink

      {

      background-color:Transparent;

      text-decoration:none;

      color:White;

      }

      style>

      • Kemudian Pada body tuliskan code berikut :

      • Hasilnya akan seperti berikut :

      Menambahkan Ajax Control Toolkit pada toolbox Visual Studio 2008

      Cara menambahkan ajax control toolkit pada visual studio 2008

      1. Cara penambahannya yaitu pertama klik kanan pada area toolbox kemudian sorot add tab kemudian berikan nama.

      2. Download file Ajax Control Toolkit, kita bisa mencarinya dan mendownload secara gratis di searching engine dengan keyword ”Ajax Control Toolkit”.

      3. Cara memasukkan isi dari Tab yaitu drag dari file yang telah kita download berupa file *.dll seperti gambar dibawah kemudian drop ke area tab baru kita.

      4. Jika berhasil maka isi dari yang kita tambahkan akan muncul di tab baru dalam toolbox.

      Ajax Pada ASP .NET

      Asynchronous JavaScript and XML merupakan sebuah teknik baru yang membuat suatu website menjadi lebih variatif. Dengan menggunakan AJAX, JavaScript yang ada pada suatu halaman web dapat berkomunikasi langsung dengan server dengan menggunakan objek XMLHttpRequest. Dengan object ini website akan menjadi lebih cepat karena tidak perlu mereload seluruh isi dari page tersbut, namun hanya bagian yang kita gunakan ajax tersebut. Perlu diketahui bahwa objek XMLHttpRequest hanya didukung oleh browser-browser masa kini, yaitu:

      - Internet Explorer 5 dan yang lebih baru

      - Safari 1.2 dan yang lebih baru

      - Mozilla Firefox 1.0 dan yang lebih baru

      - Opera 8 dan yang lebih baru

      - Netscape 7 dan yang lebih baru

      Penggunaan dari ajax sendiri relative lebih mudah jika kita menggunakan ASP, karena didalamnya telah disediakan control-control. Kita hanya tinggal drag n drop ke halaman web kita dan menambahkan sedikit codingan.

      Berikut fitur – fitur ajax yang disediakan pada .NET framework 3.5, jika kita menggunakan .NET framework 2.0 masih belum tersedia sehingga kita perlu menambahkan fitur ini.

      1. ScriptManager

      Berfungsi untuk mengatur client script untuk halaman web yang menggunakan AJAX. Kita harus menempatkan sebuah ScriptManager pada setiap halaman web kita jika kita ingin menggunakan ajax.

      2. ScriptManagerProxy

      Memungkinkan komponen yang nested seperti content page dan user control untuk menggunakan AJAX di mana komponen yang menjadi parent sudah memiliki ScriptManager

      3. Timer

      Berfungsi untuk melakukan postback dalam setiap kurun waktu tertentu

      4. UpdatePanel

      Merupakan tempat dalam halaman web yang ingin kita reload, bagian web yang kita reload diletakkan didalamnya.

      5. UpdateProgress

      Berfungsi untuk menyediakan informasi status bagian dari halaman web yang sedang di-update dalam suatu control UpdatePanel

      Cara menterjemahkan PDU kedalam format text

      1. Ada 2 cara dalam menerima dan mengirim pesan dengan mode text atau dengan mode PDU(protocol description unit) mode. Dalam text mode (tidak tersedia dalam beberapa telepon) hanya mengkodekan bit stream yang direpresentasikan oleh mode PDU. Sebuah aplikasi yang mampu membaca SMS yang masuk bisa menggunakan mode SMS atau mode PDU. Jika menggunakan mode text maka aplikasi tersebut hanya dibatasi oleh opsi pengkodean. Jika menggunakan mode PDU maka dapat mengimplementasikan banyak jenis pengkodean.

        Contoh saat kita menerima pesan dengan mode PDU berikut ini,

        ”07912658050000F0240D91265837704435F4000090606141106182094176190F2AB3CB6B”

        Cara pengkodean :

        Untuk memudahkan akan dikasih beberapa warna sebagai pemisah

        07912658050000F0240D91265837704435F400009060614110618210 E832FB0D4297D96F”

        OKTET

        DESKRIPSI

        07

        Merepresentasikan panjang dari SMSC ( dalam kasus ini 7 oktet )

        91

        Tipe dari SMSC ( 91 artinya format international dari nomor telepon tersebut )

        26 58 05 00 00 F0

        Nomor dari SMSC karena jumlahnya ganjil yaitu 11 maka ditambahkan F

        nomor SMSC nya +62855000000

        24

        Oktet pertama dari SMS deliver message PDU

        0D

        Panjang nomor pengirim yaitu 13

        91

        Tipe dari nomor pengirim ( 91 artinya format international dari nomor telepon tersebut )

        26 58 37 70 44 35 F4

        Nomor pengirim karena ganjil maka ditambahkan F agar membentk oktet yang benar, nomor pengirimnya +6285730744534

        00

        Protokol identifier

        00

        Data coding scheme

        90 60 61 41 10 61 82

        Tanggal pengiriman formatnya tahun,bulan, hari, jam , menit, detik, time zone, artinya tahun 16 – june – 2009 , pukul 14.01.16 GMT + 7

        Timezone = ( 28 x 15 menit)

        09

        Panjang pesan

        E832FB0D4297D96F

        Pesan yang dikirimkan

        Misalkan kita akan mengirimkan pesan yaitu ”helo helo”

        Pertama kita harus merubah kedalam kode ASCII sebagai berikut:

        h e l o space h e l o

        104 101 108 111 32 104 101 108 111

        Kemudian kita ubah ke bilangan biner 7 bit.

        1101000 1100101 1101100 1101111 0100000

        1101000 1100101 1101100 1101111

        Kemudian kita rubah kedalam 8 bit dengan cara melakukan penggeseran dengan cara memindahkan bit paling kiri dari biner di sebelah kanan bilangan tersebut (bertambah sebanyak 1) di depan bilangan biner tersebut menjadi seperti berikut:

        11101000 00110010 11111011 00001101 01000010

        10010111 11011001 01101111

        Kemudian kita rubah menjadi bilangan hexadesimal menjadi :

        1110 1000 0011 0010 1111 1011 0000 1101 0100 0010

        1001 0111 1101 1001 0110 1111

        E8 32 FB 0D 42 97 D9 6F

        Pesan tersebutlah yang dikirimkan dalam format PDU, jika ingin mengubah dari PDU ke format text, bisa melakukan langkah langkah dari bawah.